Phone Number

+6282317094857

Pekan Kelima CFD Pasar Pinusan Songgon, Magnet Wisata Murah Keluarga

Keterangan Gambar : Suana CFD Pasar Pinusan Setiap Minggu Pagi


By Admin 09 Okt 2026, 07:26:41 WIB 0 Comments

Pekan Kelima CFD Pasar Pinusan Songgon, Magnet Wisata Murah Keluarga

```Oleh: Yusuf S. – Elang Raung``` 

BANYUWANGI, Jumat, 9 Oktober 2026 – Memadukan wisata alam, rekreasi keluarga, dan geliat ekonomi kerakyatan, Car Free Day (CFD) Pasar Pinusan di kawasan wisata Pinus Rebond, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, kembali menghadirkan alternatif wisata akhir pekan yang terjangkau bagi masyarakat.

Pada Minggu, 11 Oktober 2026, CFD Pasar Pinusan dijadwalkan memasuki penyelenggaraan pekan kelima. Berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB, kegiatan ini memadukan olahraga ringan, panorama alam pegunungan, wisata kuliner, serta aktivitas belanja produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Lebih dari 135 lapak UMKM menjadi salah satu daya tarik utama yang meramaikan kegiatan tersebut. Beragam kuliner dan produk lokal ditawarkan kepada pengunjung yang ingin menikmati suasana Minggu pagi bersama keluarga, sekaligus berbelanja di tengah sejuknya kawasan hutan pinus di kaki Gunung Raung.

CFD Pasar Pinusan bukan sekadar aktivitas pasar pada akhir pekan. Kegiatan ini juga membawa gagasan untuk menjadikan pasar sebagai ruang rekreasi masyarakat sekaligus tempat tumbuhnya aktivitas ekonomi pelaku usaha lokal.

Bagi keluarga yang menginginkan liburan sederhana tanpa harus mengeluarkan biaya besar, Pasar Pinusan menawarkan beragam pilihan dalam satu kawasan. Mulai dari berjalan santai, berolahraga ringan, menikmati udara segar, mencicipi aneka kuliner, hingga berburu suvenir dan produk UMKM.

Perpaduan tersebut menghadirkan konsep rekreasi yang dekat dengan masyarakat: menikmati alam, membangun kebersamaan, sekaligus memberikan ruang bagi ekonomi rakyat untuk terus bergerak.

Panorama Sungai di Kaki Gunung Raung, Pesona Alam yang Memikat

Daya tarik CFD Pasar Pinusan tidak hanya terletak pada deretan lapak pedagang dan aktivitas pengunjung. Lanskap alam di kawasan wisata Pinus Rebond turut menjadi nilai tambah yang memperkuat potensi destinasi ini.

Panorama sungai yang berkelok di kaki Gunung Raung menghadirkan pemandangan khas pegunungan. Aliran air yang meliuk mengikuti bentang alam seolah membentangkan selendang sutera, menciptakan panorama yang menambah pesona kawasan Songgon.

Pemandangan tersebut berpadu dengan rimbunnya pepohonan pinus dan udara pegunungan yang sejuk. Suasana alam terbuka memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk sejenak menjauh dari rutinitas sehari-hari, menikmati ketenangan, dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

Berjalan kaki di antara pepohonan, menyaksikan aliran sungai, atau sekadar bersantai sambil menghirup udara segar menjadi aktivitas sederhana yang dapat melengkapi pengalaman berkunjung.

Kombinasi wisata alam dan CFD menjadikan Pasar Pinusan lebih dari sekadar tempat berbelanja. Kawasan ini menawarkan ruang untuk beraktivitas fisik ringan sekaligus menikmati lingkungan alam tanpa harus merencanakan perjalanan wisata yang rumit.

Lebih dari 135 Lapak UMKM, Menghidupkan Wisata Kuliner dan Ekonomi Rakyat

Salah satu kekuatan CFD Pasar Pinusan terletak pada keberadaan lebih dari 135 lapak UMKM yang menghadirkan beragam pilihan kuliner dan produk lokal.

Deretan lapak tersebut menjadi bagian penting dari suasana pasar yang hidup. Pengunjung dapat berburu makanan dan minuman, menikmati aneka sajian, hingga mencari suvenir serta produk yang ditawarkan para pelaku usaha.

Bagi pedagang, CFD membuka ruang untuk memperkenalkan produk dan menjangkau konsumen secara langsung. Sementara bagi pengunjung, keberadaan lapak UMKM memberikan kesempatan untuk menikmati wisata kuliner sekaligus berbelanja sesuai kebutuhan dan anggaran.

Di balik aktivitas perdagangan itu, terdapat upaya menghidupkan kembali peran pasar sebagai ruang ekonomi masyarakat. Di tengah perkembangan toko modern dan perdagangan daring, pasar perlu memiliki daya tarik yang mampu mengundang masyarakat untuk datang, berinteraksi, dan berbelanja.

Pasar Pinusan mencoba menjawab tantangan tersebut melalui perpaduan aktivitas perdagangan dan wisata alam. Keindahan kawasan menjadi daya tarik kunjungan, sedangkan lapak UMKM menghadirkan pilihan produk yang menggerakkan aktivitas ekonomi lokal.

Bodos: CFD Pasar Pinusan Kami Kemas untuk Wisata Murah Masyarakat

Konsep wisata yang diusung CFD Pasar Pinusan berangkat dari keinginan menghadirkan kegiatan rekreasi yang dapat dinikmati masyarakat luas.

Bodos, salah satu personel penyelenggara CFD Pasar Pinusan, mengatakan kegiatan tersebut dikemas agar masyarakat memiliki pilihan liburan yang terjangkau dengan suasana alam sebagai daya tariknya.

"CFD Pasar Pinusan kami kemas sedemikian rupa agar masyarakat luas bisa menikmati liburan murah tanpa susah," ungkap Bodos.

Perpaduan pasar, wisata alam, dan aktivitas masyarakat menjadi bagian dari konsep yang ditawarkan kepada pengunjung. Selain memberikan alternatif rekreasi, kegiatan ini juga membuka peluang bagi pedagang lokal untuk memperluas jangkauan pemasaran.

Chef Nono: Mengembalikan Ruh Pasar di Tengah Gempuran Toko Modern dan Toko Online

Humas Pasar Pinusan, Chef Nono, menegaskan bahwa perpaduan pasar dan wisata diharapkan mampu memberikan ruang lebih luas bagi para pedagang untuk menjalankan usahanya.

"Kita ingin mengembalikan ruh pasar dengan perpaduan wisata agar Pasar Pinusan bisa menjadi ruang UMKM menjajakan dagangannya, mengais rezeki di tengah gempuran toko modern dan toko online hari ini," tambah Chef Nono.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya menghadirkan inovasi agar pasar tetap memiliki tempat di tengah perubahan pola belanja masyarakat.

Pasar tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi ruang pertemuan sosial, pusat aktivitas masyarakat, dan destinasi yang menawarkan pengalaman berbeda.

Melalui CFD, Pasar Pinusan berupaya menyatukan fungsi perdagangan dengan rekreasi. Pengunjung memperoleh pilihan wisata yang terjangkau, sementara pelaku UMKM mendapatkan ruang untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat.

Pekan Kelima, Momentum Memperkuat Wisata dan Ekonomi Lokal

Memasuki penyelenggaraan kelima pada Minggu, 11 Oktober 2026, CFD Pasar Pinusan memiliki peluang untuk terus memperkuat daya tariknya sebagai alternatif wisata akhir pekan di Banyuwangi.

Panorama sungai di kaki Gunung Raung, suasana sejuk di bawah rimbunnya pepohonan pinus, aktivitas olahraga ringan, serta lebih dari 135 lapak UMKM menjadi unsur yang saling melengkapi.

Kegiatan ini memperlihatkan bahwa pengembangan wisata tidak selalu harus bertumpu pada pembangunan destinasi baru. Pengemasan aktivitas masyarakat yang memadukan potensi alam dan ekonomi lokal dapat menjadi salah satu cara menghadirkan pilihan rekreasi sekaligus membuka peluang usaha.

Keberlanjutan kegiatan membutuhkan perhatian terhadap kebersihan lingkungan, kenyamanan pengunjung, penataan pedagang, serta pemeliharaan kawasan alam. Dengan pengelolaan yang baik, potensi wisata dan ekonomi yang ada dapat terus dikembangkan tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

Bagi keluarga, CFD Pasar Pinusan menawarkan kesempatan menikmati Minggu pagi dengan cara sederhana dan terjangkau. Bagi pelaku UMKM, kegiatan ini menjadi ruang untuk berjualan dan memperkenalkan produk. Sementara bagi masyarakat Songgon, perpaduan wisata dan perdagangan menghadirkan peluang untuk memperkuat aktivitas ekonomi lokal.

CFD Pasar Pinusan bukan sekadar pasar Minggu pagi. Di kaki Gunung Raung, penyelenggaraan pekan kelima ini membawa semangat menghidupkan pasar melalui wisata, mempertemukan keindahan alam dengan perjuangan UMKM, sekaligus menghadirkan alternatif liburan murah bagi keluarga di Banyuwangi.***

Social Share